- Version
- Download 0
- File Size 2.62 MB
- File Count 1
- Create Date Januari 23, 2023
- Last Updated Januari 23, 2023
Kampus adalah lembaga pendidikan yang mestinya steril dari tindak kekerasan seksual. Namun, ternyata kampus menjadi salah satu tempat dimana kekerasan seksual terjadi. Berbagai regulasi telah dinormakan, ternyata belum sampai membuat tuntasnya penyelesaian kasus kekerasan seksual di kampus. Berbagai permasalahan muncul, mulai dari permasalahan struktural, norma, alur, penegakan hukum, perspektif, pendampingan hingga penyelesaian tidak terasa tuntas bagi penyintas. Penyintas seringkali mengalami diskriminasi berulang akibat kekerasan yang dialami.
Buku Kampus dan Kekerasan Seksual berusaha mengurai tentang kekerasan seksual dan peraturan tentang kekerasan seksual. Jumlah 155 lembar dari buku ini membahas praktek kekerasan seksual yang tidak saja menyasar perempuan, melainkan laki-laki, anak dan individu dengan LGBTQ+. Di sisi lain, perundungan menjadi dampak tak terelakkan dari kekerasan seksual.
Setidaknya, terdapat 15 (lima belas) regulasi yang mengatur tentang kekerasan seksual, 10 (sepuluh) diantaranya adalah peraturan yang bersifat lokal kampus. Namun, peraturan itu tidak akan bermakna, manakala tidak disertai dengan komitmen kampus. Praktek-praktek netralitas kampus terhadap kasus kekerasan seksual, menampakkan keperpihakan dalam lips service pelayanan, namun di balik itu usaha melihat speak up nya korban sebagai pencemaran nama baik yang harusnya diredam, bukan dituntaskan. Di sisi lain kampus-kampus yang berkomitmen harus menghadapi tembok besar manuver pelaku, yang tak ayal membodohi akal sehat sebagai akademisi.
Selamat Membaca,
Semoga buku ini dapat bermakna dalam menegakkan integritas dan budaya akademik yang sehat di kampus.
Download

